Selasa, 28 Agustus 2018

World Reformation Ch 04

Hero's Arrival
"Hero-dono ?! Hero-Dono! "

Kapten yang melemah di kakinya dan gelisah, berdiri kembali secara tiba-tiba.

"Penduduk desa ini menentang kami! Dia perggi melawan Gereja Cahaya! Tolong beri dia hukum ilahi Hero-dono! "

Tinju yang seharusnya menghantam wajah kapten, dihentikan oleh tangan gadis yang tiba-tiba muncul.

Dari kesan Zirah Besi yang ia kenakan memberi, pendapat bahwasanya dia berada di organisasi yang sama dengan ksatria yang menyerang desa kami.



"Kapten Vesage..."

Gadis itu kembali ke kapten

"Mengapa kamu berangkat atas kemauanmu sendiri? Saya mengatakan kepada anda bahwa saya akan memeriksa keadaan corp perekrutan ketujuh, dan bahwa anda harus tetap standby sampai saya kembali,

"itu ... uhm, itu ...!

Sepertinya mereka bertengkar

"Juga, ada apa dengan atmosfer ini? Seolah-olah anda mengklaim tempat itu. Kapten Vesage, apa yang sedang kamu coba lakukan disini?"

"Itu, uhm ... kami, corp ksatria Aurora, demi mengumpulkan anggota baru ... " *Vesage

Kapten-san berbicara dengan suara yang memudar, seperti seorang anak yang dimarahi setelah melakukan lelucon.


Sepertinya gadis itu bosan mendengar apa yang harus dia katakan, kali ini, gadis menoleh ke arahku.

"Kamu seseorang dari desa ini, kan?"

"Eh? Y-ya ... " *Haine

Karena dia bersikap sopan, saya secara refleks menanggapinya dengan cara yang sama.

Para ksatria di sekitar, dan penduduk desa yang berkumpul di luar, memusatkan perhatian mereka tertuju pada Gadis itu tanpa bergerak sedikit pun.

"Aku benar-benar minta maaf."

Apa yang dia katakan saat dia menundukkan kepalanya dalam-dalam.

Sepertinya dia meminta maaf, tanpa ada keraguan sama sekali.

"Saya meminta maaf dari lubuk hatiku atas masalah yang telah ditimbulkan oleh umat kami di desa  anda. Saya memetintahkan  mereka untuk tidak mengusik kehidupan penduduk desa, tetapi semua berakhir kacau, itu semua karen kesalahan saya sendiri."

"EH, uhm ..."

"Aku akan menyuruh para prajurit segera menyingkirkan sejata mereka. Atas nama saya, saya menjamin keamanan dan kebebasan penduduk desa. Di atas itu bisakah kamu mendengarkan Penjelasan saya?

Dalam keheningan waktu itu, dia menundukkan kepalanya lebih dalam lagi, hinga ketitik dimana aku hanya bila melihat juluran rambut bagian belakang kepalanya.

"Rambut yang indah", Itulah yang ada di dalam pikiran ku saat ini, tetapi ini bukan saatnya memikirkan hal aneh.

Melihat ke sekeliling, tamoaknya para prajurit itu menyarungkan pedang mereka, mengenyampingkan tombak mereka dan menundukkan kepala mereka dan meminta maaf.

Haruskah aku yang menganggap ini sebagai bahaya yang hilang untuk saat in? Tapi sepertinya merek tidak punya niat untuk pergi.

Seolah-olah mereka mengatakan mereka tidak akan bergerak sedikitpun sampai kita mendengar apa yang mereka katakan

"Haine." Haine?!"

Oka-san didampingi oleh Oto-san dan datang ke tempat kami berada.

Aku menghela nafas panjang.

Pada akhirnya, saya memutuskan untuk mendengarkan.

"Kami datang dari tempat yang jauh, itu adalah Light City. Kami adalah Gereja Cahaya."

"Iya. Salah satu dari lima Dewa pencipta, gereja yang mengikuti Cahaya Dewi Inflation-Sama."
TL:Gw masi bingung ni betulan nama rupanya , English nya gitu juga gw ikutin aja kalau ada yang tau Raw nya Comement aje.

Lima Dewa Pencipta.

Ini mengacu pada lima Dewa yang menciptakan dunia ini.

Inflation The Goddes of light, The fire God, wind God, Water God, Earth God, Mather of earth God
TL:English nya lebih keren guys.

Bagi saya yang adalah Dewa Kegelapan, mereka adalah orang-orang yang penuh kebencian yang menyegel saya.Namun, Tampaknya mereka adalah target dari keyakinan agama untuk orang-orang di sini.

Yah, sudah jelas ya. Mereka adalah Dewa.

"Dan aku adalah Pahlawan Cahaya yang mewakili Gereja Cahaya, Kourin Karen. *Karen

Kata pahlawan bukan lah kata yang saya kenal.

Bahkan dalam ingatanku sebagai Dewa Kegelaan, aku tidak tahu tentang gelar seperti itu.

"Jadi, apa yang membawa Gereja Cahaya dan Pahlawan -sama lakukan di tempat terpencil seperti ini?" *Haine

"Kami mau merekrut ksatria baru" *Karen
TL:We are currently looking for new knights, Lebih cocok rekrut lah ya

"Ksatria?" *Haine

"Ya, Salah satu organisasi dari Gereja Terang, koprs Aurora Knight. Kami sedang terganggu oleh kurangnya personil, oleh karena itu untuk melindungi orang-orang tak berdosa yang mengikuti Dewi Cahaya, jumlah Kesatria masih belum memadai." *Karen

Mendengar itu, kata-kata Kapten yang berkuasa berkata tentang mengumpulkan semua penduduk desa, terutama yang berusia di rentang 10-20 tahun mulai masuk akal.

"Tapi itu seharus nya adalah perekrutan yang jujur Kan!, untuk menerima orang yang ingin menjadi anggota korps ksatria, kami bergerak di sekitar daerah Kota maupun desa." *Karen

"Tetapi apa yang di lakukan mereka disini jelas berbeda kan? Mereka tidak hanya mencoba untuk merekrut , rasanya seperti menculik anak-anak muda di desa ini. Orang yang memimpin mereka ini adalah..." *Haine

Tatapn ku dan Karen-san tertuju pada pada orang yang sama.

Jika saya tidak salah ingat, namanya adalah Vesage.

"A-aku tidak punya pilihan!" *Vesage

Pada akhir percakapan ini, Kapten Vesage melontarkan alasan.

"karena saya punya kesematan,, saya akan mengatakannya. Hero-dono anda terlalu Santai! Tidak perlu melakukan melakukan sesuatu yang sepele seperti perekrutan, kita haru mengumpulkan semua orang di sini yang dapat bertarung, dan memperkuat korps ksatria Aurora sebanyak mungkin!" *Vesage

"Untuk melakukan itu, kamu mencoba memaksa pemuda-pemuda desa ini?" *Haine

"Betul. Bukan untuk 'Merekrut' tetapi 'Memungut'!" *Vesage

Kapten Vesage menentang balik  pada alasan yang saya buat.

"Haine-san" *Karen

Karen-san juga masuk ke pembicaraan

"Saya juga mengakui bahwa metode kapten Vesage sangat manjur, namun, rahmat dari lima Dewa mulai menipis di dunia ini. Monster-monster sedang merajalela, dan untuk melawannya, kita harus mengumpulkan orang-orang." *karen

Bahkan Karen-san.

"Tentu saja, kami tidak memaksa siapa pun. Namun, saya bertarung bersama dengan semua orang untuk melindungi dunia ini, dan untuk melakukan itu, saya harus bertanya kepada Anda ... Tolonglah!" *Karen

Karen-san sekali lagi menurunkan kepalanya ke titik terendah.

Dan itu bukan hanya untuk saya, tetapi untuk semua penduduk desa. Tetapi yang terlihat hanyalah Hasutan.

Tidak dapat dibantah.

Ketulusan dari Karen-san sudah jelas seperti Sinar pagi, tetapi penduduk desa juga memiliki kehidupan mereka sendiri. 10 hinga 20 tahun, dengan kata lain, mereka akan mengambil tenaga kerja terkuat kami, yang benar-benar merugikan desa.

Mungkin tidak akan ada orang yang ingin bergabung, tetapi pihak karen-san memberi isyarat bahwa mereka tidak akan bergerak, kecuali ada yang mengangkat tangan merek.

Jika ditangani dengan buruk, ksastria mungkin sekali lagi meledak dan melanjutkan perburuan.

".... Dipahami.: *Haine

Sambil mendesah, aku melangkah maju

Sebuah suara memanggil 'Haine!'. Itu adalah suara Oka-san, dan suara itu menembus dadaku sesaat.

"Saya akan pergi. Itu sebabnya harap puas hanya dengan saya. Jangan mencoba membujuk penduduk desa lainnya, dan tentu saja, jangan mengganggu mereka lagi. Itu adalah syaratku untuk bergabung." *haine





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

About

IsekaiNation

Isekai Nation adalah sebuah blog yang berisi berbagai macam jenis novel dari bahasa Inggris maupun Jepang yang ditranslatekan secara bebas ke dalam Bahasa Indonesia Saya Selaku Admin Isekai Nation tidak pernah mengklaim hasil cipta dari penulis asli kami hanya menterjemahkan apa yang di publish oleh pihak ke dua dimana kami tidak pernah mengklaim atau mematok hasil dari pihak blog lain.




Partner

OurPartner

Isekai Nation memiliki partner yang membantu dalam hal pembuatan dan pengembangan blog Isekai Nation. Follow social medianya guys!




Leave a Message

Nama

Email *

Pesan *